STAY FOCUSED! POSITIVE THINKING

 Oke mari gunakan Bahasa Indonesia terlebih dahulu. Karena bahasannya sedikit dalam ya.

1. Mengapa harus berpikiran positif?

2. Apa dampaknya pada diri kita?

3. Perlukah kita berasumsi? 


Jawaban ini aku dapat berdasarkan pengalaman aku ya, jangan lupa bahwa pengalaman tiap orang itu berbeda-beda. Jadi pengalaman ini khususnya aku dapat saat melakukan Global Volunteer dan umumnya di kehidupan sehari- hari.

Pertama, kenapa harus berpikiran positif dan dampaknya pada diri kita sendiri. Misalnya ya berpikiran negatif itu bener- bener menguras tenaga diri kita sendiri tanpa kita sadari. Okay aku punya contoh sewaktu aku ikut GV, disana aku bener- bener mandiri, kalaupun bertemu orang baru mau ngga mau emang selalu berpikiran positif. Walaupun kita ngga tau tujuan sebenarnya orang tersebut. Tapi ya bersyukurnya aku selalu bertemu dengan orang baik disana. Jangan lupa berdoa juga untuk selalu minta perlindungan-Nya. 

Kedua, dampat berpikiran positif, selama 6 minggu disana, aku bener- bener ngga sakit. Padahal udah kepikiran kalau aku sakit dan takutnya ngerepotin orang lain di negara orang. Itu pasti rasanya ngga enak banget. Jadi menurut aku berpikiran positif selalu berdampak baik si, contohnya lagi kakak kelas sewaktu SMA dimana dia sangat- sangat menjunjung berpikiran positif di setiap kegiatan baik itu akademik dan ekstrakulikuler. 

Ketiga, berasumsi nih. Aku merasa di usia mulai menginjak dewasa itu manusia pasti pernah berspekulasi "gimana ya kalau semisalnya gini..", "eh semisal itu terjadi bagaimana ya.." padahal itu semua belum pasti terjadi, dan belum pasti sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Maka sebaiknya apa? Take action! beraksi. Melakukan sesuatu sedikit bukankah lebih baik daripada tidak melakukannya sama sekali? (Dalam konteks positif tentunya). 

Ini terjadi sewaktu aku chat dosen, aku berpikir bahwa,"Pasti nanti dosen tidak menyetujui saran ini", "Aduh, berbicara seperti ini betul atau salah ya?","Ini semisal ngga dibales gimana ya?" Ssstt.. Satu lagi, itu semua cuma spekulasi kamu, kalaupun itu terjadi ya sudah, tinggal diselesaikan. Tapi apabila kamu berspekualsi tanpa aksi, itu bener- bener menguras waktu dan pikiran. Pernah aku berpikrian seperti ini, tapi yang terjadi juga ngga seburuk yang aku pikirkan. Semisal chat belum dibalas dosen, "Ah pasti yang chat bukan cuma aku, kan mahasiswa lain juga ada" atau "Yang butuh dosen bukan cuma aku, jadi jangan egois untuk selalu dibantu dan dibalas"

--        

Menurut KBBI

spekulasi/spe·ku·la·si/ /spékulasi/ n1 pendapat atau dugaan yang tidak berdasarkan kenyataan; tindakan yang bersifat untung-untungan; 2 (perihal) membeli atau menjual sesuatu yang mungkin mendatangkan untung besar;

berspekulasi/ber·spe·ku·la·si/ v memperkirakan; melakukan spekulasi: saya sama sekali tidak - dalam rencana ini karena saya yakin akan hasilnya;

menspekulasikan/men·spe·ku·la·si·kan/ v menjadikan sebagai bahan spekulasi
 
 ==
 
Terimakasih sudah membaca tulisan ini:) 

Daftar Pustaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Spekulasi

 

Comments

Popular posts from this blog

GLOBAL VOLUNTEER STORY

Should be in June 2022

A SPACE BETWEEN US